Apakah anda tahu tentang Supersets.? Anda mungkin pasti pernah mendengarnya dari personal trainer, atau hardcore gym-er
di tempat fitnes Anda. Supersets adalah teknik yang melakukan dua
gerakan berurutan tanpa jeda istirahat setelah gerakan pertama1. Artinya, kali ini Anda langsung melakukan chest fly setelah bench press, ketimbang beristirahat beberapa menit.
What makes supersets superior? Pertama, superset jauh lebih
efisien; Anda bisa meringkas waktu latihan Anda hingga setengahnya
dengan intensitas yang sama—dengan asumsi Anda tidak perlu menunggu lama
untuk memakai alat berikutnya. Keuntungan lainnya, superset juga dapat
mendongkrak stamina. Studi yang dipublikasikan di Journal of Strength and Conditioning Research menemukan, pola latihan tanpa istirahat (seperti superset dan circuit training) meningkatkan detak jantung sehingga memaksa otot-otot jantung lebih kuat2.
Tapi tentu saja, teknik ini pun tidak sempurna. Teknik superset, baik
digunakan untuk otot yang sama maupun berlawanan, menurunkan kekuatan
otot yang dilatih belakangan3. Maksudnya, bila Anda melakukan superset biceps curl (biceps) dan triceps pushdown (triceps), beban yang mampu Anda gunakan saat gerakan kedua (triceps pushdown)
pasti lebih rendah dari biasanya. Hal ini karena otot triceps pun
bekerja ketika Anda melakukan biceps curl, sehingga lebih sedikit
cadangan energi tersisa untuk melakukan triceps pushdown.
The technique, explained
So, setelah mengerti prinsip di balik superset, tentunya Anda tertarik untuk mencobanya. Well, terdapat dua macam superset yang umum dilakukan di gym4:
1. Supersets untuk grup otot yang berlawanan/berbeda.
Ini adalah jenis superset yang aman, karena kecil kemungkinan Anda
kehabisan energi di tengah gerakan kedua, dan efisien dari segi waktu.
Hal ini karena, ketika Anda melakukan gerakan yang kedua, otot yang
pertama Anda latih sedang beristirahat . Contoh superset ini—selain biceps curl dan triceps extenstion di atas—adalah latihan kaki setelah latihan dada, atau melatih perut setelah latihan bahu.
2. Supersets untuk grup otot yang sama. Ada baiknya Anda didampingi oleh personal trainer/teman
saat melakukan superset jenis ini, karena sangat melelahkan dan—karena
itu—meningkatkan risiko cedera. Walaupun begitu, superset jenis ini
meningkatkan pertumbuhan otot lebih baik dibandingkan superset jenis
pertama di atas4. Contohnya adalah bench press diikuti chest fly (dada), lateral raise diikuti front raise (bahu), atau curl up diikuti toes to sky (perut).
Yang mana pun yang Anda pilih, pastikan Anda cukup bugar saat
melakukannya, dan selalu turunkan beban gerakan yang kedua (bila
menggunakan beban).
Nah itulah tips dari L-Man untuk menjaga agar kesehatan tubuh kita lebih terjaga. Semoga bermanfaat..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar